notch
Karena Kebanyakan uang, sang Miliarder ini malah tersiksa

Beritamini.com– Apa kalian masih berpikir bahwa uang dapat membuat kalian menjadi bahagia?, dan seorang miliader mengungkapkan bahwa pernyataan itu salah.

Dengan teknologi yang sudah maju, seseorang pun menjadi kaya akan menjadi perkara yang mudah, seperti Markus “Notch” Persson adalah seorang Milliarder baru, pria yang berumur 36 tahun ini menjadi kaya karena menciptkan permainan yang populer yaitu Minecraft dan Game itu berhasil dijula ke Microsoft de nilia US$ 2,5 M dan jika diubah menjadi rupiah yairu berkisar Rp. 35,7 T. Dengan uang yang sebanyak itu, Markus pun membeli sebuah Mansion yang berada di kawasan elite Amerika Serikat, Beverly Hills dengan harga $ 70 Jt.

notch

Seusai menyelesaikan Transaksi dengan Microsoft , Markus pun memulai kehidupan barunya. Didalam pikiran Markus terbayang bahwa akan ada kehidupan lebih baik yang akan datang setelah sukses menjual Game tersebut. Ternyata hal yang ada didalam pikirannya menjadi lenyap, hal itu terungkap karena dia mengunggah Tweet-nya, Markus pun mengeluarkan curahan yang ada didalam dirinya, bahwa uang bukanlah segalanya.

Kata-kata yang dicurahkan oleh Markus “Persoalan-persoalan ketika mempunyai segalanya adalah kalian kehilangan alasan untuk terus mencoba, dan bersosialisasi juga semakin mustahil karena kesenjangan”.

Setelah mengunggah Tweet-nya, dari sebagian orang bahwa Markus adalah orang yang memiih segalanya. Tapi, Markus sangat kesulitan dalam menjalin hubungan sosial kepada seseorang. Bahkan Markus pun sampai pada unggahan lanjutannya, Markus Berkata ”pada saat santai di Ibiza dengan banyak orang dan berpesta juga, saya tidak merasa seperti terisolasi. Dan tanpa malu bahkan Markus pun  curhat tentang wanita yang diincar olehnya, akan tetapi wanita tersebut takut gaya hidup saya dan juga takut terhadap saya, wanita tersebut memilih pria yang berkehidupan normal.

Dan selama ini, Markus mengaku bahwa membuat keputusan yang benar untuk menjual aplikasi Minecraft ke Microsoft , hal itu dianggapnya agar pegawainya menjadi lebih bahagia, akan tetapi justru sebaliknya para mantan pegawainya membenci Markus.

Setelah usai 24 jam dia mencurahkan yang ada didalam hatinya, Menambahkan sedikit kalimat, dia berkata “Saya menghargai semua uluran tangan dan ajakan untuk berbicara. Dan sebagai Introvert  menemukan teman baru sangatlah sulit pada saat kondisi sedang bagus.

Semoga Artikel ini dapat mengingatkan kalian bahwa uang bukanlah segalanya dan jika anda menyukai artikel harap untuk mengklik kata Share.